Dalam rangka edukasi seksualitas dan gaya hidup sehat bagi para mahasiswa, Ikatan Alumni ASMI Santa Maria atau IKASTAMA bekerja sama dengan salah satu Rumah Sakit di Kota Jogja (RSHL) menyelenggarakan acara seminar kesehatan bertajuk “Sex Education and Healthy Lifestyle For Adolescents”.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 250 peserta terdiri dari mahasiswa prodi Administrasi Perkantoran, Manajemen dan Humas, para dosen dan tendik ini dibuka secara resmi oleh Direktur, Dr.Kristina Wasiyati, S.Pd., M.M. pada hari Jumat (03/10/2025) di auditorium setempat, jalan Bener 14 Tegalrejo Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ketua IKASTAMA, Ibu Bernadetta Widiandayani merasa prihatin atas banyaknya permasalahan kaum muda akibat tidak adanya pendidikan seksualitas seperti adanya kehamilan yang tidak diharapkan, aborsi serta penyakit seksual menular.
Pada sesi pemaparan, dr. Khrisna Arimurti menekankan pentingnya wawasan kesehatan reproduksi yang benar sehingga kaum muda tidak mencari informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, kaum muda harus tetap menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat, mengurangi makanan instan tinggi gula dan garam dan tetap aktif bergerak serta beristirahat cukup. Selesai tanya jawab, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan gula darah dan foto bersama. (Bambang S. Hastono)
SEMINAR KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN GULA DARAH ASMI SANTA MARIA
Dalam rangka edukasi seksualitas dan gaya hidup sehat bagi para mahasiswa, Ikatan Alumni ASMI Santa Maria atau IKASTAMA bekerja sama dengan salah satu Rumah Sakit di Kota Jogja (RSHL) menyelenggarakan acara seminar kesehatan bertajuk “Sex Education and Healthy Lifestyle For Adolescents”.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 250 peserta terdiri dari mahasiswa prodi Administrasi Perkantoran, Manajemen dan Humas, para dosen dan tendik ini dibuka secara resmi oleh Direktur, Dr.Kristina Wasiyati, S.Pd., M.M. pada hari Jumat (03/10/2025) di auditorium setempat, jalan Bener 14 Tegalrejo Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ketua IKASTAMA, Ibu Bernadetta Widiandayani merasa prihatin atas banyaknya permasalahan kaum muda akibat tidak adanya pendidikan seksualitas seperti adanya kehamilan yang tidak diharapkan, aborsi serta penyakit seksual menular.
Pada sesi pemaparan, dr. Khrisna Arimurti menekankan pentingnya wawasan kesehatan reproduksi yang benar sehingga kaum muda tidak mencari informasi dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, kaum muda harus tetap menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat, mengurangi makanan instan tinggi gula dan garam dan tetap aktif bergerak serta beristirahat cukup. Selesai tanya jawab, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan gula darah dan foto bersama. (Bambang S. Hastono)